Bab 2: Umat Allah Merindukan Juruselamat

Berikut adalah ringkasan pelajaran agama katolik atau rangkuman pelajaran agama katolik untuk kelas 6 bab 2:

A. Nabi Elia Mengajak Umat Allah Bertobat

  • Nabi Elia hidup pada zaman Raja Ahab, Ahazia, dan Yoram (abad ke-9 SM).
  • Raja-raja itu tidak setia kepada Allah. Mereka malah ikut menyembah Dewa Baal karena pengaruh istri-istri mereka dari bangsa lain.
  • Rakyat Israel juga ikut-ikutan menyembah Baal dan melupakan Allah yang telah menyelamatkan mereka dari Mesir.
  • Baal adalah berhala. Zaman sekarang, kita bisa “menyembah Baal” jika lebih memilih hal-hal duniawi daripada Tuhan, seperti lupa berdoa, malas ke gereja, atau kecanduan gadget.

Reaksi Tuhan dan Tugas Elia

  • Tuhan marah karena umat-Nya melanggar perjanjian.
  • Tuhan memanggil Nabi Elia untuk menegur raja dan rakyat agar bertobat.
  • Elia menyampaikan hukuman dari Tuhan:tidak akan turun hujan selama 3 tahun.

Mukjizat Nabi Elia

  1. Elia tinggal di tepi Sungai Kerit dandiberi makan oleh burung gagak.
  2. Setelah sungai kering, ia pergi ke Sarfat dan tinggal di rumah seorangjanda miskin.
  3. Mukjizat pertama: Tepung dan minyak milik janda tidak habis-habis setelah digunakan untuk membuat roti bagi Elia.
  4. Mukjizat kedua: Eliamenghidupkan kembali anak janda yang telah meninggal.
  5. Elia menantangnabi-nabi Baal di Gunung Karmel dan membuktikan kuasa Tuhan denganmenurunkan api dari langit. Rakyat pun bertobat, danhujan pun turun kembali.

Nabi Elia mengalahkan nabi-nabi Baal di Gunung Karmel (berdasarkan kisah dalam 1 Raja-raja 18:20-40)

  • Latar Belakang:
    Elia menantang Raja Ahab dan rakyat Israel untuk memilih siapa yang benar-benar Tuhan: Allah Israel atau Baal. Ia meminta agar 450 nabi Baal dan 400 nabi Asyera (dewa lain) dikumpulkan di Gunung Karmel.
  • Tantangan di Gunung Karmel:
    Elia mengusulkan sebuah ujian:
    1. Dua ekor lembu dipersiapkan—satu untuk para nabi Baal, satu untuk Elia.
    2. Masing-masing harus menyembelih lembu dan menaruhnya di atas kayu bakar sebagai korban, tetapi tidak boleh menyalakan api.
    3. Para nabi Baal harus memanggil Baal untuk menurunkan api, dan Elia akan memanggil Tuhan.
    4. Siapa yang menjawab dengan api, Dialah Allah yang benar!
  • Upaya Para Nabi Baal (Gagal!)
    1. Para nabi Baal berdoa sejak pagi hingga siang, memanggil nama Baal, tetapi tidak ada jawaban.
    2. Mereka melompat-lompat di sekitar mezbah yang dibuat.
    3. Elia mengejek mereka, berkata:
    “Teriaklah lebih keras! Mungkin Baal sedang sibuk, sedang bepergian, atau sedang tidur!”
    4. Mereka mulai menyayat diri dengan pedang dan tombak, tetapi tetap tidak ada jawaban dari Baal.
  • Elia Memanggil Nama Tuhan (MUKJIZAT!)
    Setelah mereka gagal, Elia:
    1. Membangun kembali mezbah Tuhan yang sudah runtuh, memakai 12 batu sebagai simbol 12 suku Israel.
    2. Menggali parit di sekeliling mezbah dan menyiram mezbah 3 kali dengan air sampai benar-benar basah.
    3. Berdoa dengan sederhana:
    “Ya Tuhan, Allah Abraham, Ishak, dan Israel, hari ini biarlah diketahui bahwa Engkau Allah di Israel dan aku ini hamba-Mu.”
    4. Seketika, api Tuhan turun dari langit!
    Api membakar habis korban, kayu, batu, debu, bahkan air dalam parit!
  • Rakyat Bertobat
    Melihat kejadian luar biasa ini, seluruh rakyat Israel bersujud dan berseru:
    “Tuhan, Dialah Allah! Tuhan, Dialah Allah!”
    Mereka sadar telah menyimpang dan akhirnya kembali kepada Tuhan.
  • Nabi-nabi Baal Dihukum
    Atas perintah Elia, para nabi Baal ditangkap dan dihukum mati di Sungai Kison.
  • Hujan Turun Lagi ️
    Setelah kemenangan ini, Elia berdoa dengan tekun, dan akhirnya hujan turun kembali setelah tiga tahun kekeringan.
  • Pesan dari Kisah Ini:
    Allah yang benar pasti menjawab doa orang yang percaya kepada-Nya;Berhala tidak memiliki kuasa apa pun;Tuhan bisa melakukan mukjizat untuk membawa orang kembali kepada-Nya.

Akhir Hidup Nabi Elia

  • Setelah berhasil mengalahkan nabi-nabi Baal, Elia diancam oleh Ratu Izebel dan ia melarikan diri ke Gunung Horeb.
  • Di sana Tuhan berbicara kepada Elia dan memberi 3 tugas penting, yaitumengurapi Hazael menjadi raja atas Aram,mengurapi Yehu, cucu Nimsi, menjadi raja atas Israel,mengurapi Elisa bin Safat dari Abel-Mehola sebagai nabi penggantinya. Nabi Elia hanya sempat mengurapi Elisa menjadi penggantinya (1 Raja-raja 19:19-21). Elisa-lah kelak yang mengurapi kedua raja itu (2 Raja-raja 8:7–15; 2 Raja-raja 9:1–10).
  • Di akhir hidupnya, Eliadiangkat ke surga naik kereta kuda berapi, tidak mengalami kematian seperti manusia biasa.

Pesan Moral dari Kisah Elia

  • Kita bisatergoda untuk menjauh dari Tuhan, seperti bangsa Israel. Tapi Tuhan selalu mengajak kitabertobat dan kembali kepada-Nya.
  • Orang yangtaat dan setia kepada Tuhan akan dipelihara dan dimuliakan, seperti Nabi Elia.
  • Tobat membawa kebahagiaan. Tuhan rindu umat-Nya hidup dalam kasih dan kebenaran.

B. Nabi Amos Pejuang Keadilan


Siapakah Nabi Amos?


▪ Nabi Amos adalah seorang gembala ternak dari Desa Tekoa.
▪ Ia dipanggil Tuhan untuk menjadi nabi yang memperjuangkan keadilan.
▪ Tugasnya adalah memperingatkan para pemimpin dan rakyat Israel agar berubah dan bertobat.


Situasi bangsa Israel pada masa Nabi Amos


▪ Para pemimpin Israel berbuat tidak adil.
▪ Mereka memeras orang miskin dan memperkaya diri sendiri.
▪ Rakyat dipaksa memberikan uang dengan alasan keagamaan, tapi uang itu diselewengkan oleh para pemimpin.
▪ Para pemimpin disebut seperti lembu basan yang gemuk karena mereka hidup enak dari hasil kejahatan.
▪ Rakyat menjadi miskin dan menderita, sementara pemimpin hidup mewah.

Pesan Tuhan melalui Nabi Amos untuk para pemimpin Bangsa Israel


▪ Berbuat adillah! Jangan lalim!
▪ Jangan hanya berpura-pura beribadah tapi sebenarnya korupsi.
▪ Jika tidak berubah, mereka akan dihukum Tuhan, seperti ikan yang ditarik dengan kail—hanya sedikit yang akan tersisa.

Pesan Tuhan melalui Nabi Amos untuk Bangsa Israel


▪ Carilah Tuhan!
▪ Perhatikan orang-orang miskin dan tertindas.
▪ Tegakkan keadilan di pintu gerbang (di mana keputusan penting dibuat).
▪ Ayat penting:“Bencilah yang jahat dan cintailah yang baik; dan tegakkanlah keadilan di pintu gerbang…” (Amos 5:15)

Apa yang terjadi jika Bangsa Israel dan bangsa-bangsa tidak mengikuti pesan Nabi Amos?


▪ Mereka akan binasa dan dihukum Tuhan.
▪ Tuhan tidak akan tinggal diam melihat rakyat diperlakukan tidak adil.
▪ Hanya sedikit yang akan selamat, dan bangsa itu akan menjadi malu dan hancur.

 

C. Nabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat

 

1. Apa Itu Ramalan dan Nubuat?

  • Ramalan sering kita temui, seperti ramalan Jayabaya, zodiak, atau tanda-tanda alam.
  • Ramalan ada yang benar terjadi, ada yang tidak.
  • Nabi-nabi Tuhan menubuatkan sesuatu yang pasti terjadi karena mereka diutus oleh Tuhan.

2. Dosa Umat Israel dan Panggilan Nabi Yesaya

  • Umat Israel sering melanggar perintah Tuhan, seperti menyembah berhala dan berbuat tidak adil.
  • Tuhan selalu menolong umat-Nya meskipun mereka berdosa.
  • Pada zaman Nabi Yesaya (abad ke-8 SM), umat Israel menjauh dari Tuhan dan menghadapi ancaman dari bangsa Asyur.
  • Nabi Yesaya dipanggil oleh Tuhan untuk memperingatkan umat Israel dan berkata:
    “Inilah Aku, utuslah Aku.” (Yesaya 6:8)
  • Yesaya menubuatkan bahwa Israel akan dihancurkan karena dosa-dosa mereka, tetapi Tuhan tetap memberikan harapan.

3. Nubuat tentang Juruselamat

  • Meskipun Israel akan dihancurkan, Tuhan menjanjikan seorang Juruselamat.
  • Juruselamat ini akan datang dari keturunan Daud dan membawa kedamaian.
  • Digambarkan seperti pohon yang hanya tinggal batangnya, tetapi dari sana akan tumbuh tunas baru:
    “Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.” (Yesaya 11:1)
  • Kedamaian itu digambarkan seperti serigala hidup damai dengan domba, dan anak kecil bermain dengan ular tanpa takut.
  • Secara khusus Yesaya menubuatkan, “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.” (Yesaya 7:14). Nubuat ini telah digenapi dengan kelahiran Tuhan Yesus. Injil Matius 1:18-25 menceritakan penggenapan nubuat nabi Yesaya ini seperti berikut:
    Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya q  dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa  mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

4. Nubuat Yesaya Terjadi

  • Israel akhirnya dihancurkan dan dibuang ke Babel, seperti yang dinubuatkan.
  • Di Babel, Nabi Yesaya menubuatkan bahwa Tuhan akan mengirim seorang “Hamba Tuhan” yang akan menanggung dosa manusia.
  • Hamba Tuhan ini bukan pemimpin yang kuat dan berkuasa, tetapi seseorang yang menderita demi keselamatan manusia.
  • Setelah bebas dari Babel, umat Israel diingatkan untuk kembali hidup sesuai kehendak Tuhan:
    • Hidup benar dan adil
    • Merayakan Sabat dan kurban
    • Berdoa dengan benar

Kesimpulan

  • Tuhan selalu setia kepada umat-Nya meskipun mereka sering berdosa.
  • Yesaya menubuatkan bahwa seorang Juruselamat akan datang untuk membawa damai dan keselamatan.
  • Nubuat ini digenapi dengan kedatangan Yesus Kristus.

 

D. Yesus Sang Juruselamat

 

  • Nabi Yesaya menubuatkan bahwa bangsa Israel akan hancur karena dosa-dosanya, seperti pohon yang tinggal tonggaknya.
  • Nubuat itu tergenapi saat Israel dibuang ke Babel oleh Raja Tiglat-Pileser dari Asyur, sebagai hukuman dari Allah.
  • Israel hidup dalam pembuangan selama 70 tahun, jauh dari Yerusalem dan Bait Allah.
  • Namun, Nabi Yesaya juga menubuatkan kabar baik: sisa-sisa Israel akan kembali ke tanah air mereka.
  • Allah membebaskan Israel melalui Raja Koresy dari Persia, setelah kekuasaan Asyur berakhir.

Nubuat Nabi Yesaya tentang Juruselamat:

  • Akan datangJuruselamat dari keturunan Daud, yaitu tunggul Isai (Yes 11:1).
  • Juruselamat ini akan membawakebijaksanaan dan kedamaian. Bahkan digambarkan:
    • Singa makan rumput bersama domba.
    • Anak-anak bermain dengan ular.
  • Ia akanmenderita dan mati karena dosa-dosa manusia (Yes 50:6; Yes 52:13–53:12).
  • Juruselamat itu akan diurapi Roh Tuhan untuk:
    • Membawa kabar baik kepada orang miskin,
    • Menyembuhkan orang remuk hati,
    • Membebaskan tawanan dan orang yang terkurung.

Yesus Menggenapi Nubuat Para Nabi

  • Semua nubuat itu tergenapi dalam diri Yesus:
    1. Ia lahir dariketurunan Daud.
    2. Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya: “Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, … bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang” (Mat 4:13-16).
    3. Ia mewartakanKerajaan Allah dengan kata-kata, tindakan, dan seluruh hidup-Nya.  Ia berbuat baik, menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati, mengajar, memberikan makan banyak orang, namun ia ditolak bahkan dibunuh oleh bangsa-Nya sendiri.
    4. Ia mengajarkankasih dan pengampunan, bahkan kepada orang yang menyakiti-Nya:
      • Ia mengampuni dan mendoakan orang yang menyalibkan-Nya.
      • Ia mengampuni penjahat yang bertobat di kayu salib.
    5. Ia wafat di salibuntuk menebus dosa manusia, seperti dikatakan saat Perjamuan Malam Terakhir:
      • Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa” (Matius 26:28)
    6. Kebangkitan Yesus membenarkan bahwa semua yang dikatakan dan dilakukan-Nya adalah benar. Ia sungguhJuruselamat manusia.

Kesimpulan

  • Yesus adalah Juruselamat seperti yang telah dinubuatkan oleh Nabi Yesaya dan para nabi lainnya.
  • Ia datanguntuk mewartakan Kerajaan Allah dan menyelamatkan manusia.
  • Kita diajak untukmenghidupi ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari: berkata baik, berbuat baik, mengampuni, dan membawa damai.

 

Semua bahan ringkasan di sini disarikan dari buku “Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI” yang ditulis oleh FX. Dapiyanta & Marianus Didi Kasmudi dengan ISBN : 978-602-244-690-3. Buku tersebut bisa juga diakses di sini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top